Pages

 
Tampilkan postingan dengan label Sharing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sharing. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Desember 2011

Bis Kota DAMRI



DAMRI, nama bis kota yang beredar di kota Bandung. Sungguh kendaraan yang sangat merayakyat bagi setiap kalangan dimana pelajar pedagang sampai turis pun menaikinya. Namun malang sekali nasib bis DAMRI kelas ekonomi sekarang ini, melihat jumlahnya yang sekarang ini dirasakan oleh masyarakat semakin jarang ditemui. Sampai-sampai banyak orang yang menunggu hampir 30 menit untuk menemukan bis DAMRI kelas ekonomi yang biasanya tidak sulit dijumpai. Ada apa gerangan dengan kinerja P.T. DAMRI sekarang ini? Apakah tidak ada revitalisasi kembali untuk bis-bis yang sudah turun mesin? Ataukah bis DAMRI kelas ekonomi tidak akan ada lagi? Apa akan tergantikan pula dengan bis kelas AC?


Apabila kita kaitkan dengan bis DAMRI kelas AC, sekarang memang cukup banyak DAMRI yang lalu lalang berbasis AC. Tapi apakah pelayana bis kelas AC ini sesuai dengan keadaan pada umumnya dimana bis AC notabene berbasis "eksekutif"? Sampai jika kita perhatikan bis kota kelas AC sekarang ini, ada yang harus berdiri dan bertengger di pegangan bis, sampai-sampai ada pula yang harus duduk di daerah pintu masuk bis kota dikarenakan susahnya bis kota sekarang ini.

Kami tahu dan yakin bahwa Pemkot sudah berusaha memberikan pelayanan terbaik dibidang transportasi kepada masyarakat. Tapi kami mohon kepada para wakil rakyat di Pemkot untuk setidaknya mengetahui kondisi bis kota yang sekarang ini semakin sulit dijumpai. 

Kurangnya Tempat Sampah di Kota Bandung




     Bandung, kota yang sekarang gencar-gencarnya menggalakkan kebersihan ternyata masih terlihat kurang penggarapannya demi terwujudnya Bandung bermartabat, Gemar Ripah Repeh Rapih. Buktinya, sudah banyak orang yang sekarang ini kesulitan untuk mencari tempat sampah di setiap daerah di kota Bandung. Ini menjadikan faktor penyebab warga masyarakat membuang sampah di sembarang tempat. Memang harus kita sadari, terkadang masyarakat sendiri tidak membiasakan diri mereka untuk membuang sampah pada tempatnya. Tapi tidak ada salahnya jika pemerintah memberikan solusi yang lebih baik dengan menyediakan tempat sampah di beberapa titik ramai di kota Bandung.
     Sebagai contohnya, rekan saya bercerita pada saya, bahwa ia harus berjalan sampai Jl. Asiaafrika untuk membuang sampah sisa makannya di daerah Kebon kelapa. Ini menjadikan salah satu bukti bahwa sekarang ini, tempat sampah sudah menjadi benda langka di kota Bandung.